Tuesday, August 3, 2010

MOBIL PENERANGAN KELUARGA BERENCANA TIDAK BERFUNGSI

MOBIL PENERANGAN KELUARGA BERENCANA TIDAK BERFUNGSI

Mukomuko, Bengkulu, 25/7 (ANTARA) - Mobil penerangan Keluarga Berencana bantuan pemerintah pusat untuk Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, tidak berfungsi karena terbentur biaya operasional.

"Bagaimana mungkin mobil penerangan KB itu bisa berfungsi kalau dana operasional tidak ada," kata Sekretaris Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional dan Pemberdayaan Perempuan Mukomuko Amirudin, Minggu.Ia menjelaskan, mobil tersebut satu kali beroperasi minimal mengeluarkan biaya sebesar Rp2 juta untuk membayar honor satu orang sopir, dua orang tenaga operator, dan satu orang tenaga administrasi.

"Hitungan kami minimal dalam satu bulan itu mobil aktif ke lapangan sebanyak empat kali, dengan biaya mencapai Rp8 juta," ujarnya.

Pihaknya pernah mengusulkan biaya operasional mobil penerangan itu kepada pemerintah setempat, namun tidak direalisasikan, bahkan saat pertemuan dengan anggota DPRD menyampaikan masalah tersebut juga belum ditanggapi.
Padahal mobil penerangan itu sangat berpengaruh untuk mempromosikan atau meningkatkan program Keluarga Berencana (KB) kepada masyarakat.

"Media yang kami gunakan seperti layar lebar yang ditampilkan di desa, untuk menyampaikan kepada masyarakat penting sangat penting untuk meningkatkan program KB serta kesehatan ibu dan anak," ungkapnya.

Diharapkan pemerintah daerah memasukan anggaran biaya operasional mobil penerangan KB ini dalam anggaran APBD tahun 2011, sehingga kendaraan ini berfungsi untuk pelayanan KB.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...